Posts

Showing posts from May 11, 2008

Hiburan Rakyat Menjelang Kenaikan BBM

Hiburan Rakyat Menjelang Kenaikan BBM HARI-hari ini, jutaan mata penonton tersorot ke Istora Senayan. Di sana sedang berlaga putra-putri terbaik Indonesia memperebutkan Piala Thomas dan Piala Uber. Saya sempat menonton pertandingan Piala Uber saat tim Indonesia melawan tim Belanda, Senin 12 Mei lalu. Dalam kolom ini, saya tidak mengulas kemenangan Indonesia, akan tetapi ingin memberi deskripsi betapa suasana nasionalisme penonton terasa sangat kental. Saya merinding ketika berada di dalam gedung Istora. Merasakan gegap gempita sorak-sorai penonton yang membela tim Indonesia yang sedang berlaga demi Merah Putih. Dan memang, lagu "Merah Putih"-nya Cokelat ataupun " Kebyar-Kebyar "-nya Gombloh, mampu membangkitkan rasa nasionalisme, kecintaan pada Indonesia. Semua orang menyanyi lantang. Semua orang meneriakkan "Indonesia..." Sungguh ini hiburan rakyat menjelang kenaikan harga BBM. Masih ada rasa cinta Tanah Air dan masih ada rasa kebanggaan pada Indonesia ya

Tiga Undang-Undang Ancam Kebebasan Pers

Tiga Undang-Undang Ancam Kebebasan Pers SELAMA tiga hari (Selasa 6 Mei-Kamis 8 Mei), saya mendapat tugas dari kantor tempat saya bekerja, untuk mengikuti Lokakarya Kode Etik Jurnalistik bagi Praktisi Media sebagai peserta. Lokakarya tiga hari ini digelar oleh Lembaga Pers Dr Soetomo bekerja sama dengan Dewan Pers. Pada hari pertama, peserta mendapat paparan soal "Masalah Hak Jawab dan Hak Koreksi Publik dan Hak Tolak Wartawan" dari pembicara tamu Susanto Pudjomartono (mantan Pemimpin Redaksi The Jakarta Post dan Majalah Tempo, dan mantan Duta Besar Indonesia untuk Rusia) dan pengajar sekaligus moderator Wina Armada Sukardi. Dalam sesi ini, dijelaskan soal arti Hak Jawab dan Hak Koreksi menurut UU Pers dan kelaziman dalam pekerjaan pers. Ada keinginan pemerintah untuk merevisi UU Pers agar Hak Jawab diatur pemerintah. Hak Tolak hanya untuk melindungi narasumber anonim dan informasi yang tidak ingin dipublikasikan. Namun wartawan tetap memenuhi panggilan penegak hukum untuk dim

Taman Impian Jaya Ancol, "Disneyland" Indonesia di Jakarta

Taman Impian Jaya Ancol, "Disneyland" Indonesia di Jakarta ANCOL. Bekas rawa-rawa di Jakarta Utara ini kini disulap menjadi taman rekreasi keluarga dengan luas 552 hektar, paling luas di kawasan Asia. Setiap akhir pekan dan hari libur nasional, Ancol selalu ramai dikunjungi baik oleh warga Jakarta dan Bodetabek maupun dari luar kota. Aneka permainan rekreasi dan edukasi untuk keluarga, dapat dinikmati di sini. Dilihat dari aneka permainan yang tersedia, Taman Impian Jaya Ancol (selanjutnya disebut Ancol) dapat dikategorikan sebagai Disneyland . Bedanya, Ancol yang menamakan diri sebagai Jakarta Baycity ini tidak memiliki ikon tokoh-tokoh Disneyland. Tapi punya ikon khusus seperti misalnya Dufan dan Dufi yang sering menyapa anak-anak yang mengunjungi kawasan Dunia Fantasi. Di Ancol, pengunjung dapat menikmati Gelanggang Samudra di mana ada atraksi lumba-lumba, singa laut, kuda nil, paus putih, yang pandai berhitung dan melakukan aksi sesuai perintah pelatih. Ada juga Gelanggan

Menikmati Permainan Terompet Chris Botti di Shangri-La Jakarta

Menikmati Permainan Terompet Chris Botti di Shangri-La Jakarta Saya beruntung memperoleh kesempatan menyaksikan permainan terompet Chris Botti dalam penampilannya bertajuk "Journey to Italia", di Hotel Shangri-La Jakarta, Kamis 24 April malam lalu. Menikmati makanan khas Italia hasil racikan Chef Alessandro Santi dari Restoran Italia "Rosso", tamu undangan yang sebagian besar kalangan diplomat dan petinggi perusahaan asing di Indonesia itu menikmati tiga lagu dari album terbaru Chris Botti bertajuk "Italia". Chris hanya singgah ke Jakarta sebelum penampilannya dalam konser di Balai Kartini 24 Mei mendatang. Meskipun Chris hanya membawakan tiga lagu, namun permainan terompetnya sangat memukau hadirin. Makanan Italia yang lezat hasil olahan Chef Restoran Italia "Rosso " Alessandro Santi yang disajikan malam itu, mulai dari makanan pembuka Wild Mushroom "Sfogliatino" balsamic emulsion & ruccola leaves, Lobster and Asparagus open ravi

Sensasi Marine Walk di Pulau Sepa

Sensasi Marine Walk di Pulau Sepa BERJALAN kaki di dasar laut? Inilah sensasi terbaru yang saya alami pada akhir pekan ini. Menikmati suasana dasar laut dengan santai. Memberi makan ikan-ikan yang lewat seliweran di depan mata.Sampai hari Minggu nanti, saya berada di Pulau Sepa, Kepulauan Seribu, sekitar 54 mil dari Marina Ancol Jakarta. Ditemani Pak Rachmat, dive master, saya tidak hanya menikmati marine walk, tetapi juga sempat menikmati diving di perairan Pulau Sepa. Marine Walk adalah atraksi terbaru yang ada di Indonesia. Desember 2007, atraksi ini diperkenalkan pertama di Bali. Lalu pada April 2008 ini, PT Bali Marine Walk mencari pangsa pasar baru di Kepulauan Seribu.Pulau Sepa dipilih karena hanya pulau inilah yang layak. Pantainya berpasir putih dan lautnya masih jernih.Presiden Direktur PT Bali Marine Walk, I Made Suardana S bersama Managing Director Freddy SPS ke Pulau Sepa untuk mempersiapkan pre-launching marine walk di Pulau Sepa ini, hari Sabtu (19/4). Pak Made mengatak

Ketika "Slank" Kritik Mafia Senayan

Ketika "Slank" Kritik Mafia Senayan Grup band Slank bikin heboh. Lirik lagu berjudul " Gosip Jalanan " membuat para wakil rakyat di Senayan berang. Awalnya mereka berniat menggugat Slank, namun baru saja kasus ini muncul di permukaan, Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK menangkap tangan anggota Komisi IV DPR, Al Amin Nasution . Amin disangka terlibat kasus suap pengalihan status hutan lindung di Kabupaten Bintan, Riau. Hari ini Kamis 17 April 2008, KPK menahan lagi anggota Komisi XI DPR Hamka Yandu dan mantan anggota DPR Antony Zeidra Abidin yang saat ini Wakil Gubernur Jambi. Keduanya menjadi tersangka penerima aliran dana Bank Indonesia sejumlah Rp 31,5 miliar dari mantan Kepala Biro Pengawasan Bank Indonesia Rusli Simanjuntak untuk pembahasan amandemen Undang-undang tentang Bank Indonesia. Antony dan Hamka dikenai Pasal 5 UU No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Sebenarnya kritik terhadap wakil rakyat sudah pernah dilakukan musisi Iwan

Lagu Indonesia "Raja" di Negeri Sendiri

Lagu Indonesia "Raja" di Negeri Sendiri KETIKA berhenti di gardu tol di jalan tol Jakarta-Serpong menjelang tengah malam, saya mendengar sayup-sayup suara dari radio yang menemani petugas gardu tol, lagu Indonesia yang sedang hits, Aku dan Dirimu dari Ari Lasso dan Bunga Citra Lestari. Wah, channel radio itu sama dengan yang sedang saya putar di mobil. Pada hari lainnya, saya menelepon seorang teman lewat ponselnya. Teman saya sedang ada di mobilnya. Sayup-sayup terdengar lagu Menjaga Hati dari Yovie & Nuno dari audio mobilnya. Lha, kok sama dengan channel radio yang sedang saya dengar? Hari lainnya, saya singgah di sebuah tempat makan di Jalan Tentara Pelajar, Jakarta. Sambil melahap soto betawi, saya mendengar lagu-lagu Indonesia yang biasa saya dengar di channel radio. Rossa dengan Ayat-ayat Cinta. Ini memang beberapa contoh saja, ternyata saluran radio yang memutar lagu-lagu hits Indonesia yang populer, mendapat tempat di hati masyarakat. Gen FM di 98,7 rupanya fen

Pilkad Langsung Untungkan Calon Kalangan Artis

Pilkada Langsung Untungkan Calon Kalangan Artis Ahmad Heryawan dan Dede Yusuf, Keduanya Berusia 42 Tahun akan Pimpin Jawa Barat BERITA terbaru dari Bandung, Pemilihan Kepala Daerah Gubernur Jawa Barat yang baru kali ini dilaksanakan secara langsung, pasangan nomor urut tiga, Ahmad Heryawan (Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta dari Partai Keadilan Sejahtera) dan Dede Yusuf (artis, anggota DPR dari Partai Amanat Nasional) unggul. Hasil ini diumumkan oleh tiga lembaga quick count, termasuk salah satunya Litbang Kompas, Mnggu (13/4) sore ini. Mengapa dua pasangan lainnya, Danny Setiawan (Gubernur Jawa Barat incumbent/birokrat) - Iwan Sulanjana (mantan militer) dan Agum Gumelar (mantan militer) - Nu''man Abdul Hakim (birokrat) gagal? Banyak jawaban yang bisa diberikan namun satu hal yang pasti adalah calon dari kalangan artis diuntungkan dalam pemilihan kepala daerah langsung ini. Contoh sebelum ini adalah pasangan Ismet Iskandar dan Rano Karno, calon Bupati dan Wakil Bupati Tangerang. T

Politisi Muda Malaysia Wajib Punya Blog, Bagaimana dengan Indonesia?

Politisi Muda Malaysia Wajib Punya Blog, Bagaimana dengan Indonesia? Blog kini makin diperhitungkan. Di Malaysia, politisi muda diwajibkan memiliki blog. Organisasi kepemudaan partai terkuat Malaysia, United Malays National Organization atau UMNO mewajibkan anggotanya memiliki weblog atau blog. Anggota organisasi yang akan menduduki jabatan di partai politik itu, akan bersaing mengungkapkan pandangan politiknya melalui blog. Semua diwajibkan membuat blog. Kalau tak punya blog, mereka tak layak menjadi pemimpin. Perdana Menteri Malaysia Abdullah Ahmad Badawi bahkan mengakui salah satu faktor kegagalan UMNO dalam pemilu terakhir adalah karena mengabaikan kekuatan blog. Berita di Kompas.com ini merupakan perkembangan yang menarik karena selama ini, Pemerintah Malaysia "memusuhi" weblog dan menganggap blogger mengumbar kebohongan dan rumor. Ketua Democratic Action Party, Lim Kit Siang memiliki sejumlah weblog yang mengungkapkan berbagai pandangannya tentang banyak hal. Tidak h

Setelah 62 Tahun Indonesia Merdeka, Baru Sekarang Listrik Menyala di Kepulauan Seribu

Setelah 62 Tahun Indonesia Merdeka, Baru Sekarang Listrik Menyala di Kepulauan Seribu Sungguh sulit dipercaya, Kepulauan Seribu yang masih masuk wilayah DKI Jakarta selama 62 tahun Indonesia merdeka, belum menikmati listrik. Baru awal tahun 2008 ini, sebagian masyarakat di Kepulauan Seribu betul-betul menikmati listrik tidak byar-pet, dan tidak tergantung genset yang sering padam. Dalam perjalanan ke Kepulauan Seribu bulan Maret 2008 ini, saya melihat senyuman masyarakat Pulau Untung Jawa. Memang aneh, masih ada wilayah DKI Jakarta yang gelap gulita, masih tergantung genset, sementara di banyak bagian lain Jakarta selalu gemerlap. Namun langkah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membangun kabel bawah laut sepanjang 43 km dari Gardu Induk Tanjungpasir di Teluknaga, Tangerang hingga ke Pulau Untung Jawa, menghilangkan kesenjangan itu. Fahmi Mochtar yang sebelumnya General Manager PT PLN Distribusi Jakarta Raya dan Tangerang, yang dipromosikan sebagai Direktur Utama PT PLN dengan suka cita m

Nikmatnya Menulis dan Memiliki Blog

Nikmatnya Menulis dan Memiliki Blog MENULIS di weblog atau blog kini menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Saya memang suka menulis, dan menulis di blog memiliki kenikmatan tersendiri. Apa saja yang ingin saya ungkapkan, dapat saya tuang di blog ini. Awalnya saya membuat blog ini sebetulnya untuk mengumpulkan tulisan-tulisan saya yang pernah dimuat di Kompas, suratkabar di mana saya bekerja selama ini. Seperti yang saya ungkapkan sebelumnya, blog ini dibuat pada 31 Desember 2006. Waktu itu pengetahuan saya tentang blog, masih nol. Dalam waktu singkat, saya belajar otodidak, bagaimana cara membuat blog. Saya baca tulisan soal cara membuat blog dari Bung Enda Nasution, Fatih Syuhud dan Fany Ariasari, blogger yang sudah lama dikenal. Lalu pada 22 Februari 2007, saya mulai menambah pernak-pernik seperti alat penghitung NeoCounter. Saya khusus berlangganan widget ini untuk mempercantik blog. Saya dapat mengikuti perkembangan para pengunjung blog ini dari hari ke hari. Dan lebih satu ta

Jajan Jazz Tak Boleh Mati!

Jajan Jazz Tak Boleh Mati! JAJAN Jazz tak boleh mati. Pernyataan ini diungkap seorang warga BSD, Andy F Noya. Datang bersama istri dan anaknya, Andy mengaku menikmati pertunjukan Jajan Jazz dalam suasana kaki lima di Taman Jajan BSD, Serpong, Tangerang, Sabtu (1/3) malam. Menurut Andy, dalam perjalanan waktunya selama 24 kali pentas atau dalam dua tahun terakhir ini, Jajan Jazz mampu merekatkan hubungan antarwarga BSD. "Musik jazz mungkin hanya saluran, alat. Tapi esensi utama adalah kita, warga BSD bisa bertemu dan berkumpul di sini," kata Andy F Noya, yang juga host Andy Kick di Metro TV itu. Jajan Jazz, komunitas musisi dan penggemar jazz yang selalu tampil di Taman Jajan BSD (dekat kolam renang Sektor 1) setiap Kamis malam pekan pertama, hadir untuk kali ke-25 dengan fotmat istimewa edisi ulang tahun. Dua grup yang akan tampil di Java Jazz 7-9 Maret di Jakarta Convention Center, yaitu Tiwi Sakuhaci dan Bibus, muncul di Jajan Jazz. Selain itu grup pilihan seperti Bianglal

Nokia E71 Penerus E61i?

Nokia E71 Penerus E61i? KINERJA Nokia E61 dan E61i sudah diakui banyak penggunanya. Industri seluler Nokia asal Finlandia dikabarkan akan meluncurkan seri terbaru, penerus E61 dan E61i, yaitu Nokia E71. Rumor ini beredar di sejumlah situs khusus ponsel sejak awal tahun 2008 ini. Meski belum ada kabar resmi, toh menurut saya, tetap menarik bagaimana spesifikasi Nokia E71 yang ternyata sudah ditunggu-tunggu. Kabarnya pada kwartal kedua tahun 2008, Nokia E71 sudah ada di pasaran global. Menurut berbagai situs, bentuk E71 lebih ramping dibandingkan E61. Beratnya 120 gram, sedangkan ukurannya 57 x 112 x 10 mm. E71 memiliki kamera 3,2 megapixel dan Global Positioning System (GPS). Nokia E71 memiliki konektivitas GSM/GPRS/EDGE ditambah dengan 3G dan HSDPA yang berkekecepatan hingga 3,6 Mbps, serta keyboard QWERTY. Nokia E71 juga disebutkan memiliki micro SD yang mendukung memori hingga berkapasitas 8GB, serta dapat melakukan video call. Para pencinta Nokia E61 pun menyambut baik rencana kehad

Denyut Jakarta Saat Dinihari dan Mengasah Kepekaan Sosial

Denyut Jakarta Saat Dinihari dan Mengasah Kepekaan Sosial MEREKAM denyut Jakarta saat dinihari selama dua pekan terakhir ini, merupakan pengalaman berkesan. Bekerja pada saat sebagian besar orang terlelap tidur, saya menemukan dunia yang selalu hidup pada tengah malam hingga menjelang matahari terbit. Dalam blog ini, saya hanya ingin berbagi pengalaman bagaimana Jakarta tetap berdenyut lewat tengah malam hingga menjelang orang berangkat kerja di pagi hari. Keliling Jakarta selepas tengah malam, sungguh menyenangkan karena tak ada kemacetan, tak ada kesemrawutan seperti yang biasa terjadi pada pagi hingga malam hari. Tapi tidak semua kehidupan di Jakarta mati. Pada sudut-sudut tertentu, Jakarta tetap berdenyut. Pada titik-titik tertentu, ada bagian dari Jakarta yang tetap macet.Anda tahu Pasar Induk Kramatjati di Jakarta Timur kan? Kehidupan pasar selepas tengah malam hingga menjelang pagi, dapat dilihat dari kemacetan lalu lintas akibat banyak mikrolet yang ngetem berjam-jam di sana, m

Semua Informasi Ada Dalam Genggaman Tangan

Semua Informasi Ada Dalam Genggaman Tangan BERKAT perkembangan teknologi yang semakin hari makin canggih, kini semua informasi dapat kita peroleh dalam waktu singkat, hanya dari genggaman tangan. Tak perlu lagi lewat PC, dan cukup dari ponsel. Dari ponsel, kita dapat mencari informasi apapun yang kita inginkan. Untuk ponsel-ponsel high-end, fasilitas itu sudah dipasang sehingga pengguna ponsel dapat memanfaatkannya dengan cepat. Pada N95 8GB misalnya, ada fasilitas Search, pencarian di internet, baik lewat Yahoo! maupun Live Search. Bahkan pada device ini, kita dapat mendownload aplikasi YouTube sehingga pengguna N95 8GB dapat menonton video di YouTube dari ponsel. Dari N95 8GB, kita pun dapat meng-upload foto-foto yang kita ambil langsung ke flickr dan ke vox. Lalu bagaimana dengan Google Search Engine? Industri seluler dari Finlandia, Nokia pertengahan Februari 2008 lalu mencapai kata sepakat dengan Google Inc, akan memasukkan aplikasi Google Search Engine ke dalam ponsel-ponsel hig

Buku Terbaru Trias Kuncahyono dan James Luhulima

Buku Terbaru Trias Kuncahyono dan James Luhulima MENULIS buku, mengapa tidak? Inilah yang dilakukan dua wartawan senior Harian Kompas, Trias Kuncahyono dan James Luhulima. Buku baru Trias (IAS) adalah " Bulan Sabit di Atas Baghdad ". Itu merupakan buku keem;pat yang ditulisnya selama bekerja di Kompas. Tiga buku IAS lainnya adalah "Dari Damascus ke Baghdad (Catatan Perjalanan)", "Irak Korban Ambisi Kaum Hawkish", dan "Musafir dari Polandia: Paus Yohanes Paulus II". Ketiga buku Trias tentang Irak, diresensi oleh Satrio Arismunandar, yang pernah bekerja di Kompas dan sekarang produser Trans TV dalam blognya. Saya kutip sebagian resensi Satrio tentang buku-buku Trias soal Irak sebagai berikut Tiga buku yang terbit beruntun dari Februari 2004 sampai Juli 2005 ini, menggaribawahi keseriusan Trias, untuk tidak tanggung-tanggung dalam mengeksplorasi berbagai aspek dari konflik Irak. Trias, yang kebetulan lulusan Jurusan Hubungan Internasional Fisipol U

Katakan dengan YouTube

Katakan dengan YouTube TEKNOLOGI komunikasi dan informasi memang terus berkembang. Jumlah pemilik weblog terus bertambah. Dan bukan hanya dengan kata-kata, jutaan orang mengekpresikan diri, tetapi juga melalui gambar. YouTube, video online yang memiliki slogan Broadcast Yourself, makin digemari. Dirilis sejak Februari 2005, YouTube kini diklik jutaan orang di dunia. Bahkan Google Inc melihat potensi YouTube dan kemudian mengakuisisinya pada November 2006. Jutaan orang di dunia kini saling berbagi cerita, gambar melalui YouTube. Dan kini orang bisa mencari apa saja lewat YouTube. Saya pernah membaca bahwa industri rekaman di Amerika Serikat cukup terpukul dengan kehadiran YouTube. Bagaimana tidak, jika kita bisa dengan leluasa mendapatkan lagu-lagu dari grup band atau penyanyi dari YouTube dan mendengarkannya dengan santai lewat ear-phone atau head-phone. YouTube memang bekerja sama dengan CBS, BBC, Universal Music Group, Warner Music Group, The Sundance Channel dan banyak lagi. Liputan

Something Stupid

Something Stupid SOMETHING STUPID atau Somethin' Stupid adalah lagu klasik yang tetap abadi. Lagu karya C Carson Park ini dibawakan Frank Sinatra dan putrinya, Nancy dalam album "The World We Knew" yang dirilis tahun 1967 atau 40 tahun silam. Lagu ini langsung merebut hati penggemar musik dan bertengger di puncak tangga lagu-lagu Amerika dan Inggris pada tahun tersebut. Ketika Robbie Williams dan Nicole Kidman mendaur ulang lagu Somethin' Stupid dalam album "Swing When You're Winning" yang dirilis 10 Desember 2001 atau 6 tahun silam, lagu ini pun langsung bertengger di puncak tangga lagu di Inggris, Australia, Jerman, Irlandia, Selandia Baru. Album CD ini terjual hingga ratusan ribu keping di seluruh dunia. Publik Australia menyambut hangat penampilan Nicole Kidman yang waktu itu (2001) baru saja pisah dari Tom Cruise. Nicole Kidman kelahiran Honolulu, Amerika Serikat ini memiliki dua kewarganegaraan, AS dan Australia. Sedangkan publik Inggris menyamb

Surat dari Amerika dan Kenangan Majalah "Gita"

Surat dari Amerika dan Kenangan Majalah "Gita" Mengembara ke tahun 80-an di saat kita bersama berkarya di majalah Gita merupakan cerita yang tak akan pernah terlupa. Aku tahu betapa besar minatmu di dunia jurnalis saat itu. Tubuhmu yang kecil seolah tak mampu membendung bakatmu. Tiada hari terlewatkan menyongsong berita lahir dari tanganmu. Seperti dulu.....tiada bulan kita lewatkan untuk menghadirkan Gita ke tangan siswa, lewat bilik kecil dan mesin ketik tua. Salam, sahabatmu Adi di USA . Surat pendek di blog ini ditulis oleh sahabat saya, Adi Priyatno, sahabat ketika bersama-sama mengelola Majalah "Gita", majalah SMA Xaverius I, Palembang. Pada tahun 1980-1982, saya ikut sibuk mengelola majalah sekolah bersama Mas Adi sebagai ilustratornya. Dia lah yang membuat ilustrasi sampul depan majalah sekolah itu menjadi menarik dan dibaca para siswa SMA dan guru. Saya mulai suka menulis sejak SMP Xaverius I Putra Palembang, lalu berlanjut ke SMA Xaverius I, yang dikenal d

Memanfaatkan "Smart Phone" untuk Mengirim Foto dan Berita

Memanfaatkan "Smart Phone" untuk Mengirim Foto dan Berita TEKNOLOGI telepon seluler pintar (smart phone) kini makin canggih. Saya memanfaatkan kecanggihan teknologi ponsel itu ketika meliput kekacauan di Bandara Soekarno-Hatta akibat terputusnya akses tol Sedyatmo dan macetnya jalan alternatif ke arah bandara, hari Jumat (1/2) dan Sabtu (2/2). Bayangkan, untuk tiba ke bandara saja butuh waktu 3,5 jam dan itu menghabiskan banyak energi. Bagaimana mengirim foto dan berita dalam kondisi darurat seperti itu? Karena untuk kembali ke kantor saja, pasti butuh waktu lama lagi dan bisa-bisa keburu deadline. Sementara itu, saya tidak menemukan restoran atau kafe yang menyediakan hotspot wi-fi di Terminal 1 (bagian luar). Nokia Communicator 9500 yang dilengkapi aplikasi KompasMobileEditor memang sangat membantu karena setiap jurnalis Kompas dapat mengetik dan mengirim berita dan tulisan, langsung ke redaksi. Tapi Nokia Communicator 9500 ini beberapa kali "hang" sehingga tiba-t