Posts

Sensasi Marine Walk di Pulau Sepa

Sensasi Marine Walk di Pulau Sepa BERJALAN kaki di dasar laut? Inilah sensasi terbaru yang saya alami pada akhir pekan ini. Menikmati suasana dasar laut dengan santai. Memberi makan ikan-ikan yang lewat seliweran di depan mata.Sampai hari Minggu nanti, saya berada di Pulau Sepa, Kepulauan Seribu, sekitar 54 mil dari Marina Ancol Jakarta. Ditemani Pak Rachmat, dive master, saya tidak hanya menikmati marine walk, tetapi juga sempat menikmati diving di perairan Pulau Sepa. Marine Walk adalah atraksi terbaru yang ada di Indonesia. Desember 2007, atraksi ini diperkenalkan pertama di Bali. Lalu pada April 2008 ini, PT Bali Marine Walk mencari pangsa pasar baru di Kepulauan Seribu.Pulau Sepa dipilih karena hanya pulau inilah yang layak. Pantainya berpasir putih dan lautnya masih jernih.Presiden Direktur PT Bali Marine Walk, I Made Suardana S bersama Managing Director Freddy SPS ke Pulau Sepa untuk mempersiapkan pre-launching marine walk di Pulau Sepa ini, hari Sabtu (19/4). Pak Made mengatak...

Ketika "Slank" Kritik Mafia Senayan

Ketika "Slank" Kritik Mafia Senayan Grup band Slank bikin heboh. Lirik lagu berjudul " Gosip Jalanan " membuat para wakil rakyat di Senayan berang. Awalnya mereka berniat menggugat Slank, namun baru saja kasus ini muncul di permukaan, Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK menangkap tangan anggota Komisi IV DPR, Al Amin Nasution . Amin disangka terlibat kasus suap pengalihan status hutan lindung di Kabupaten Bintan, Riau. Hari ini Kamis 17 April 2008, KPK menahan lagi anggota Komisi XI DPR Hamka Yandu dan mantan anggota DPR Antony Zeidra Abidin yang saat ini Wakil Gubernur Jambi. Keduanya menjadi tersangka penerima aliran dana Bank Indonesia sejumlah Rp 31,5 miliar dari mantan Kepala Biro Pengawasan Bank Indonesia Rusli Simanjuntak untuk pembahasan amandemen Undang-undang tentang Bank Indonesia. Antony dan Hamka dikenai Pasal 5 UU No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Sebenarnya kritik terhadap wakil rakyat sudah pernah dilakukan musisi Iwan ...

Lagu Indonesia "Raja" di Negeri Sendiri

Lagu Indonesia "Raja" di Negeri Sendiri KETIKA berhenti di gardu tol di jalan tol Jakarta-Serpong menjelang tengah malam, saya mendengar sayup-sayup suara dari radio yang menemani petugas gardu tol, lagu Indonesia yang sedang hits, Aku dan Dirimu dari Ari Lasso dan Bunga Citra Lestari. Wah, channel radio itu sama dengan yang sedang saya putar di mobil. Pada hari lainnya, saya menelepon seorang teman lewat ponselnya. Teman saya sedang ada di mobilnya. Sayup-sayup terdengar lagu Menjaga Hati dari Yovie & Nuno dari audio mobilnya. Lha, kok sama dengan channel radio yang sedang saya dengar? Hari lainnya, saya singgah di sebuah tempat makan di Jalan Tentara Pelajar, Jakarta. Sambil melahap soto betawi, saya mendengar lagu-lagu Indonesia yang biasa saya dengar di channel radio. Rossa dengan Ayat-ayat Cinta. Ini memang beberapa contoh saja, ternyata saluran radio yang memutar lagu-lagu hits Indonesia yang populer, mendapat tempat di hati masyarakat. Gen FM di 98,7 rupanya fen...

Pilkad Langsung Untungkan Calon Kalangan Artis

Pilkada Langsung Untungkan Calon Kalangan Artis Ahmad Heryawan dan Dede Yusuf, Keduanya Berusia 42 Tahun akan Pimpin Jawa Barat BERITA terbaru dari Bandung, Pemilihan Kepala Daerah Gubernur Jawa Barat yang baru kali ini dilaksanakan secara langsung, pasangan nomor urut tiga, Ahmad Heryawan (Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta dari Partai Keadilan Sejahtera) dan Dede Yusuf (artis, anggota DPR dari Partai Amanat Nasional) unggul. Hasil ini diumumkan oleh tiga lembaga quick count, termasuk salah satunya Litbang Kompas, Mnggu (13/4) sore ini. Mengapa dua pasangan lainnya, Danny Setiawan (Gubernur Jawa Barat incumbent/birokrat) - Iwan Sulanjana (mantan militer) dan Agum Gumelar (mantan militer) - Nu''man Abdul Hakim (birokrat) gagal? Banyak jawaban yang bisa diberikan namun satu hal yang pasti adalah calon dari kalangan artis diuntungkan dalam pemilihan kepala daerah langsung ini. Contoh sebelum ini adalah pasangan Ismet Iskandar dan Rano Karno, calon Bupati dan Wakil Bupati Tangerang. T...

Politisi Muda Malaysia Wajib Punya Blog, Bagaimana dengan Indonesia?

Politisi Muda Malaysia Wajib Punya Blog, Bagaimana dengan Indonesia? Blog kini makin diperhitungkan. Di Malaysia, politisi muda diwajibkan memiliki blog. Organisasi kepemudaan partai terkuat Malaysia, United Malays National Organization atau UMNO mewajibkan anggotanya memiliki weblog atau blog. Anggota organisasi yang akan menduduki jabatan di partai politik itu, akan bersaing mengungkapkan pandangan politiknya melalui blog. Semua diwajibkan membuat blog. Kalau tak punya blog, mereka tak layak menjadi pemimpin. Perdana Menteri Malaysia Abdullah Ahmad Badawi bahkan mengakui salah satu faktor kegagalan UMNO dalam pemilu terakhir adalah karena mengabaikan kekuatan blog. Berita di Kompas.com ini merupakan perkembangan yang menarik karena selama ini, Pemerintah Malaysia "memusuhi" weblog dan menganggap blogger mengumbar kebohongan dan rumor. Ketua Democratic Action Party, Lim Kit Siang memiliki sejumlah weblog yang mengungkapkan berbagai pandangannya tentang banyak hal. Tidak h...

Setelah 62 Tahun Indonesia Merdeka, Baru Sekarang Listrik Menyala di Kepulauan Seribu

Setelah 62 Tahun Indonesia Merdeka, Baru Sekarang Listrik Menyala di Kepulauan Seribu Sungguh sulit dipercaya, Kepulauan Seribu yang masih masuk wilayah DKI Jakarta selama 62 tahun Indonesia merdeka, belum menikmati listrik. Baru awal tahun 2008 ini, sebagian masyarakat di Kepulauan Seribu betul-betul menikmati listrik tidak byar-pet, dan tidak tergantung genset yang sering padam. Dalam perjalanan ke Kepulauan Seribu bulan Maret 2008 ini, saya melihat senyuman masyarakat Pulau Untung Jawa. Memang aneh, masih ada wilayah DKI Jakarta yang gelap gulita, masih tergantung genset, sementara di banyak bagian lain Jakarta selalu gemerlap. Namun langkah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membangun kabel bawah laut sepanjang 43 km dari Gardu Induk Tanjungpasir di Teluknaga, Tangerang hingga ke Pulau Untung Jawa, menghilangkan kesenjangan itu. Fahmi Mochtar yang sebelumnya General Manager PT PLN Distribusi Jakarta Raya dan Tangerang, yang dipromosikan sebagai Direktur Utama PT PLN dengan suka cita m...

Nikmatnya Menulis dan Memiliki Blog

Nikmatnya Menulis dan Memiliki Blog MENULIS di weblog atau blog kini menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Saya memang suka menulis, dan menulis di blog memiliki kenikmatan tersendiri. Apa saja yang ingin saya ungkapkan, dapat saya tuang di blog ini. Awalnya saya membuat blog ini sebetulnya untuk mengumpulkan tulisan-tulisan saya yang pernah dimuat di Kompas, suratkabar di mana saya bekerja selama ini. Seperti yang saya ungkapkan sebelumnya, blog ini dibuat pada 31 Desember 2006. Waktu itu pengetahuan saya tentang blog, masih nol. Dalam waktu singkat, saya belajar otodidak, bagaimana cara membuat blog. Saya baca tulisan soal cara membuat blog dari Bung Enda Nasution, Fatih Syuhud dan Fany Ariasari, blogger yang sudah lama dikenal. Lalu pada 22 Februari 2007, saya mulai menambah pernak-pernik seperti alat penghitung NeoCounter. Saya khusus berlangganan widget ini untuk mempercantik blog. Saya dapat mengikuti perkembangan para pengunjung blog ini dari hari ke hari. Dan lebih satu ta...