Posts

Showing posts with the label Sosial

Kolom Blog Adhi Ksp: Pengemis, Kemiskinan dan Uang Rakyat yang Dicuri

Kolom Blog Adhi Ksp Pengemis, Kemiskinan dan Uang Rakyat yang Dicuri Di perempatan Slipi, bocah-bocah tetap kelayapan hingga larut malam. Mereka tak peduli dengan sekolah karena mereka memang tak mampu menikmati pendidikan dasar sekalipun. Yang mereka tahu hanyalah berapa uang yang diperoleh hari ini dari mengemis di persimpangan jalan yang ramai di sudut metropolitan Jakarta. Siapa pula peduli dengan ayah atau ibu? Mungkin orang yang membawanya selama ini dianggap sebagai sang ibu. Tapi siapa peduli? Bukankah hidup hari ini untuk hari ini dan besok bagaimana nanti? Di perempatan Slipi, sebuah sedan BMW berhenti saat lampu merah. Bocah-bocah meraba kaca. Tapi pengemudi dan penumpang sedan mewah itu tak bergeming. Mungkin juga enggan berurusan dengan polisi pamong praja yang bakal mendendanya jika memberi uang kepada bocah-bocah itu. Penumpang sedan itu cuma mendongakkan kepalanya, lalu membaca lagi koran pagi, yang sudah dibacanya berulang kali. Waw, Soeharto Buron PBB Nomor Satu. Ada...

Kolom Blog Adhi Ksp: Harapan kepada Gubernur Baru DKI Jakarta

Kolom Blog Adhi Ksp Harapan kepada Gubernur Baru DKI Jakarta Jangan kaget jika Anda melihat saya mengenakan kaos oranye sedang berfoto bersama Bang Adang, salah satu calon Gubernur DKI Jakarta. Kebetulan saja, kaos oranye Kompas yang digunakan keluarga besar Kompas berkumpul bersama di Ancol hari Minggu 1 Juli berwarna oranye, mirip warna Bang Adang-Bang Dani. Foto saya bersama Bang Adang itu diambil hari Minggu 1 Juli petang karena memang saya (dan rekan saya Iwan Santosa) mendapat kesempatan ngobrol bersama Bang Adang di rumahnya di Cipete, Jakarta Selatan, sekitar pukul 14.00. Jadi kami tak sempat ganti pakaian. Penjelasan ini perlu saya sampaikan agar tak ada salah persepsi. Sebab, seperti halnya wartawan lainnya di Kompas, saya non-partisan dan tidak berpihak pada salah satu calon. Saya kenal baik dengan Bang Foke, sebutan untuk calon Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo. Saya pernah bertugas di Balai Kota DKI Jakarta saat beliau menjabat Kepala Dinas Pariwisata DKI Jakarta. Tapi sete...

Kolom Blog Adhi Ksp: Perubahan Dimulai dari Hal-hal Kecil

Kolom Blog Adhi Ksp Perubahan Dimulai dari Hal-hal Kecil Hari Selasa (15/5) malam, saya bertemu Rieke "Oneng" Diah Pitaloka di Bentara Budaya Jakarta. Rieke baru saja memeriahkan acara diskusi buku "Purnama di Bukit Langit" (Antologi Puisi Tiongkok Klasik) yang diterbitkan Gramedia. Dalam percakapan berdua dengan Rieke, saya tertarik dengan apa yang disampaikannya. Rieke mengatakan, carut-marut bangsa ini tercermin dari bagaimana pemerintah menangani korban lumpur Lapindo di Sidoarjo, Jawa Timur. Dalam kasus ini, orang hanya sibuk meributkan persoalan ganti rugi. Sementara politisi sibuk berseteru, memanfaatkan situasi itu untuk saling menjatuhkan. Tetapi siapa yang peduli pada anak-anak korban lumpur Lapindo yang saat ini ada di pengungsian? Rieke Diah Pitaloka berpendapat, perubahan dapat dimulai dari hal-hal kecil. Apa yang dilakukan Rieke melalui Yayasan Pitaloka yang dipimpinnya (Rieke menjabat sebagai Chairwoman dalam yayasan itu), merupakan langkah kecil tapi...